Tutorial Role
Staff (Kasir)
Panduan ini dibuat untuk orang awam. Kalau kamu baru pertama kali pegang kasir laundry, ikuti dari bagian “Quick Start”.
Tips: fitur ini untuk bantu staf mencari arti istilah cepat tanpa scroll panjang.
Quick Start (10 menit) — yang wajib kamu kuasai
- 1
Buat order di POS
Masuk ke POS, pilih pelanggan, pilih layanan, isi kg/pcs, lalu Simpan. Pastikan nomor WA pelanggan benar.
- 2
Pilih cara bayar + status bayar
Kalau pelanggan bayar sekarang: set paid. Kalau bayar belakangan (mis. transfer): set pending dulu.
- 3
Update status produksi
Setiap kali cucian berpindah tahap (cuci → kering → setrika → packing), update status di detail order.
- 4
Ready & serah terima
Saat cucian sudah siap, set Ready. Setelah diserahkan/diantar, set Completed.
Status Order (ini yang jadi SOP kerja dapur)
Pending pending
Order baru dibuat di POS. Biasanya cucian baru diterima di counter atau akan dijemput kurir.
Pickup pickup
Dipakai saat order perlu dijemput/diantar-jemput. Kalau outlet kamu tidak pakai fitur jemput, status ini bisa jarang dipakai.
Processing processing
Cucian mulai dikerjakan (antrian produksi). Dari sini biasanya lanjut ke cleaning/drying/ironing/packing.
Cleaning cleaning
Tahap pencucian.
Drying drying
Tahap pengeringan.
Ironing ironing
Tahap penyetrikaan.
Packing packing
Tahap packing/rapihin sebelum siap diambil/diantar.
Ready ready
Cucian sudah siap diambil pelanggan atau siap diantar.
Delivered delivered
Cucian sedang/baru diantar ke pelanggan (kurir jalan).
Completed completed
Order selesai: sudah diserahkan/diantar. Ini biasanya titik akhir operasional.
Cancelled cancelled
Order dibatalkan. Gunakan hanya jika memang tidak jadi diproses.
Patokan sederhana: jangan update status “biar bagus” — update sesuai kondisi nyata di lapangan. Ini kunci biar pelanggan tidak menunggu tanpa kepastian.
Pembayaran (biar kas harian rapi)
- 1
Cash/QRIS — biasanya langsung paid
Kalau uang sudah diterima saat itu juga, tandai lunas supaya laporan omzet akurat.
- 2
Transfer — seringnya pending dulu
Kalau pelanggan janji transfer, pilih transfer dan set pending. Setelah ada bukti/masuk rekening, ubah jadi paid.
- 3
Deposit — saldo pelanggan
Kalau pelanggan punya saldo deposit, gunakan deposit sebagai metode bayar. Ini cocok untuk pelanggan langganan.
Tips praktis: deposit & transfer
Kalau pelanggan bayar transfer, biasanya status bayar tetap pending sampai benar-benar masuk. Kalau pelanggan bayar pakai deposit, sistem akan memotong saldo deposit — cocok untuk pelanggan langganan biar kasir lebih cepat.
Pickup request (jemput cucian) — alur yang benar
- 1
Cek daftar pickup request
Buka halaman Pickups untuk lihat request yang masuk (alamat, waktu, catatan).
- 2
Assign kurir
Pilih kurir yang available. Kurir akan melihatnya di menu My Tasks.
- 3
Setelah cucian sampai outlet: buat order POS
Setelah kurir menjemput dan cucian tiba, buat order baru lewat POS berdasarkan layanan/berat yang real.
- 4
Link pickup → order
Hubungkan pickup request ke order number supaya pelanggan dapat tracking yang benar.
Troubleshooting (kasus yang sering kejadian)
- 1
Nomor WA pelanggan salah → notifikasi tidak masuk
Solusi: cek nomor di data pelanggan. Biasanya salah 1 digit. Biasakan konfirmasi nomor sebelum klik Simpan di POS.
- 2
Salah input kg/pcs
Kalau masih awal dan belum jauh diproses, minta Admin untuk koreksi item order (di beberapa outlet, edit item dibatasi).
- 3
Pelanggan belum lunas tapi mau ambil cucian
Pastikan pembayaran dibereskan dulu. Kalau bayar transfer: minta bukti + tunggu konfirmasi masuk, baru set paid.
- 4
Order “nyangkut” di status tertentu
Solusi: update status sesuai kondisi terbaru. Kalau outlet kamu pakai WA otomatis, update status membantu mengurangi chat manual.
- 5
Pelanggan tidak punya HP/WA
Gunakan Guest Customer. Order tetap tercatat, hanya notifikasi WA yang tidak dikirim.
- 6
Perlu foto bukti kondisi cucian
Gunakan fitur upload evidence (foto). Ini berguna kalau ada resiko komplain (mis. noda berat/robek).
Catatan soal WhatsApp otomatis
Notifikasi WA hanya terkirim jika outlet mengaktifkan fitur WhatsApp dan status tertentu diizinkan. Kalau kamu sudah update status tapi pelanggan tidak dapat WA, kemungkinan fiturnya dimatikan di pengaturan atau paket langganan belum aktif.
Catatan soal foto bukti (Evidence)
Foto bukti paling berguna untuk kasus “rawan debat”: noda berat, pakaian robek, atau barang bernilai. Dengan evidence, outlet punya catatan kondisi awal.
Contoh skenario nyata
Skenario 1 — Walk-in, bayar cash
- Buat order di POS, pilih layanan kiloan/satuan.
- Pilih metode bayar: cash, set paid.
- Selama produksi, update status sampai Ready.
- Saat pelanggan ambil, set Completed.
Skenario 2 — Walk-in, bayar transfer belakangan
- Buat order di POS.
- Pilih metode bayar: transfer, set pending.
- Setelah ada bukti/masuk rekening, ubah payment status jadi paid.
- Update status produksi seperti biasa.
Skenario 3 — Pickup request sampai jadi order
- Di Pickups, assign kurir untuk request yang masuk.
- Setelah kurir jemput dan cucian tiba, buat order di POS.
- Link pickup request ke order number.
- Update status produksi sampai selesai.
Glossary singkat
| Istilah | Artinya | Muncul di |
|---|---|---|
| POS (New Order) | Halaman kasir untuk membuat order baru: pilih pelanggan, pilih layanan, isi kg/pcs, pilih cara bayar. | /dashboard/orders/new |
| Payment Status | Status pembayaran. Lunas = paid, belum lunas = pending. Ini mempengaruhi laporan omzet. | Detail Order / Finances |
| Deposit | Saldo pelanggan (titip uang). Bisa dipakai untuk bayar order tanpa cash/transfer. | POS / Customer |
| Pickup Request | Permintaan jemput dari pelanggan (sebelum jadi order). Setelah dijemput, biasanya dibuat order POS lalu di-link. | /dashboard/pickups |
| Ready | Cucian sudah beres dan siap diambil/diantar. Biasanya jadi trigger komunikasi ke pelanggan. | Detail Order |