Tutorial Role
Admin (Manajer Outlet)
Admin itu “pemegang kendali” operasional outlet. Kamu yang memastikan POS rapi, status order konsisten, kurir jalan, setting WA benar, dan laporan keuangan siap kapan saja.
Checklist harian Admin (ringkas)
- 1
Validasi operasional hari ini
Cek order pending/active orders, pastikan tidak ada yang “nyangkut” tanpa status.
- 2
Pastikan layanan & harga siap dipakai
Cek Services: layanan aktif, harga benar, satuan (kg/pcs) sesuai kebiasaan outlet.
- 3
Kontrol pickup & kurir
Cek Pickups: assign kurir cepat. Cek beban kerja kurir di menu Couriers.
- 4
Catat pengeluaran
Masukkan expense hari itu (operational/salary/maintenance) supaya laba bersih akurat.
Status order (patokan SOP produksi)
Pending pending
Order baru masuk.
Pickup pickup
Order terkait jemput/antar-jemput.
Processing processing
Mulai diproses di dapur.
Cleaning cleaning
Tahap pencucian.
Drying drying
Tahap pengeringan.
Ironing ironing
Tahap setrika.
Packing packing
Tahap packing.
Ready ready
Siap diambil/diantar.
Delivered delivered
Sedang/baru diantar.
Completed completed
Selesai.
Cancelled cancelled
Dibatalkan.
Setup penting (sekali set, efeknya terasa terus)
- 1
Services (daftar harga)
Tambah layanan kiloan/satuan. Kalau ada express, buat sebagai layanan terpisah (mis. “Express 6 jam”).
- 2
WhatsApp templates
Atur template pesan dan pilih status mana yang boleh mengirim notifikasi. Ini mengurangi chat manual.
- 3
Payment methods
Masukkan rekening bank/QRIS outlet supaya muncul saat customer belum lunas.
- 4
Users
Buat akun terpisah untuk tiap karyawan (staff/courier). Jangan pakai akun bersama.
WhatsApp otomatis (status lengkap) — rekomendasi setting yang aman
- 1
Aktifkan WA per outlet, lalu pilih status yang mengirim
WA bisa dinyalakan/mati dan tidak semua status wajib mengirim. Umumnya outlet cukup mengirim: pending, processing, ready, completed. Kalau kamu mau lebih detail, aktifkan cleaning/drying/ironing/packing.
- 2
Selalu cek nomor WA pelanggan
Notifikasi gagal paling sering karena nomor salah 1 digit. Biasakan konfirmasi saat input pelanggan.
- 3
Jika payment pending, sistem bisa menampilkan info rekening
Masukkan Payment Methods (rekening/QRIS) di Settings supaya customer tahu cara bayar tanpa tanya berkali-kali.
Voucher/Loyalty, Deposit, dan B2B (fitur lanjutan)
- 1
Voucher/Loyalty per service
Program voucher bisa berbasis layanan. Voucher biasanya diberikan saat order Completed dan bisa ditebus di transaksi berikutnya (jika program diaktifkan).
- 2
Deposit pelanggan
Deposit cocok untuk pelanggan langganan. Pastikan SOP topup dan penggunaan deposit jelas agar kas harian tidak rancu.
- 3
B2B (hotel/kost/mitra)
Jika outlet punya klien B2B: gunakan tipe customer B2B, atur custom pricing, lalu buat invoice bulanan dan kelola komplain B2B jika muncul.